Free Web Hosting by Netfirms
Web Hosting by Netfirms | Free Domain Names by Netfirms

Fights for independen Patani State

logo utusan.gif (1200 bytes)

      Patani Darussalam Independent Online News,information politik and history.. 

                                               greetings.gif (11971 bytes)

 

 

Web Counter

 changrec.gif - 2893 Bytes DALAM NEGERI

Kantathi tolak Otonomi, kami tidak tuntut otonomi ujar Setiusaha Agung PULO
PATANI DARUSSALAM:  - Setiausaha Agong Pertubuhan Pembebasan Patani Bersatu (PULO) menolak peryataan Kantathi, bahawa Pertubuhan pulo menyerukan diberi hak otonomi, kerana prinsip perjuangan pulo adalah untuk mencapai kemerdekaan, dan tidak ada niat untuk menerima sebarang otonomi dari pada penceroboh Thailand, ujarnya.

Kami berjuang untuk mengambil kembali negara Patani Darussalam yang diduduki oleh penceroboh Siam yang tidak manusiawi "bukan untuk mendapat otonomi". ujarnya 

Kami akan terus melanjutkan perjuangan sampai berhasil, jika jederasi kami tidak berjaya, jederasi muda akan meneruskan, patah tumbuh hilang berganti, sampai bendera Patani bergubar-gubar di bumi Patani. ujarnya

Masyarakat Melayu Patani baik lelaki maupun perempuan berkewajiban untuk memerangi dan menghalau penceroboh kafir Siam keluar dari bumi Patani.    ujarnya

Bagaimanapun kenyataan Kantathi Suphamongkhon kepada media bahawa permintaan Pertubuhan Pembebasan Patani Bersatu (PULO), minggu lalu menyerukan diberikannya hak otonomi adalah sangat bertentangan dengan konstitusi PULO.

Namun Kantathi ditanya tentang kemungkinan gerakan pejuang Pembebasan Patani yang bersenjata adakah terlibat dengan jaringan Al Qaeda pimpinan Osama bin Landen, Kantathi menjawab, ”Sejauh ini tak ada keterlibatan mereka.

”Memang ada usaha dari orang-orang tertentu untuk menggunakan kekerasan dan menjadikan agama untuk membenarkan tindakan itu. Akan tetapi, apa yang sudah jelas adalah bahwa hal itu  bukan masalah agama. Pergolakan di Patani adalah antara bangsa Melayu Patani dengan bangsa penjajah Thai,” ujarnya.

Berbagai aksi yang terjadi di empat wilayah yang berpenduduk majoriti orang Melayu telah menewaskan lebih dari 1.000 orang sejak Januari 2004. Kenyataan ini merupakan salah satu persoalan paling besar yang dihadapi PM Penjajah Thailand Thaksin Shinawatra.

Rejim Bangkok menuduh gerila Patani, geng-geng kriminal, dan pegawai lokal korup berbagai serangan yang terjadi hampir setiap hari di wilayah Patani, Jala, Bangnara, dan Sengora. ”Situasi seperti ini sudah lama berlangsung. Kadang mereda, tetapi kadang memanas lagi,”

Sementara itu Thaksin datang menziarahi Tokcha-tokcha (sami budha) yang berada dalam keadaan ketakutan di tiga wilayah yang bergolak untuk memberi semangat supaya Tokcha tidak pulang ke tempat asalnya, disamping untuk bermusyawarah dengan pegawai tentera bagaimana cara untuk membunuh orang-orang Melayu. - PINA

Hancurkan Imperialisme Ajak bergambung dengan Pejuang Pembebasan Patani

Masjid Kersik

Masjid Telukmanok

Kota Patani & Sri Patani
Demonstrasi di Tabal

Home